Kasus Adriansyah, Bukti Partai Gagal Lakukan Seleksi Kader

JAKARTA, suaramerdeka.com – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga anggota Komisi IV DPR RI Adriansyah terjaring operasi tangkap tangan KPK. Kembali ditangkapnya anggota DPR dinilai menjadi bukti gagalnya partai politik melakukan seleksi kader.

Erlangga Swadiri Staf Divisi Advokasi LBH Keadilan, berpendapat, peristiwa penangkapan tersebut merupakan pukulan keras terhadap Partai Politik dan bukti kegagalan Partai Politik didalam mendidik dan menciptakan kader-kader yang bersih. Padahal, laniutnya, Partai Politik seharusnya menjadi filter untuk menyiapkan para calon pemimpin yang berkualitas dinegeri ini.

“UU No. 2/ 2011 tentang perubahan atas UU No. 2/ 2008 tentang Parpol telah sangat jelas mewajibkan Partai Politik untuk melakukan seleksi yang ketat terhadap rekrutmen kader-kader parpol,” kata Erlangga dalam pernyataan tertulisnya yang diterima suaramerdeka.com, Minggu (12/4).

Dia menambahkan, kegagalan parpol dalam menyeleksi kader-kadernya mengakibatkan DPR masih korup. Pihaknya juga sangat menyayangkan hal ini masih terus terjadi. DPR yang seharusnya menjadi lembaga yg mendukung pemberantasan korupsi, justru tercederai oleh masih banyaknya Anggota DPR yg terlibat praktek korupsi.

“Pengawasan internal terhadap anggota DPR semestinya juga diperketat untuk menghilangkan praktik-praktik korupsi,” tegasnya.

Selain itu, Erlangga juga menilai, penangkapan mantan Bupati Tanah Laut itu merupakan langkah awal kebangkitan dari KPK ditengah-tengah keterpurukan akibat dugaan kriminalisasi terhadap beberapa pimpinannya belakangan ini. Tindakan KPK itu juga membangkitan kembali optimisme publik atas pemberantasan korupsi dinegeri ini.

“Kita patut mengapresiasi KPK, karena mampu memulihkan kembali rasa kepercayaan publik yang sempat pesimis terhadap KPK,” ujarnya.
(Mahendra Bungalan/CN39/SM Network)

Sumber: http://berita.suaramerdeka.com/kasus-adriansyah-bukti-partai-gagal-lakukan-seleksi-kader/

0 Response to "Kasus Adriansyah, Bukti Partai Gagal Lakukan Seleksi Kader"