Inpres kekerasan seksual jangan di atas kertas semata

ILUSTRASI
Kamis, 8 Mei 2014 22:10 WIB

Jakarta (ANTARA News) - LBH Keadilan mengapresiasi langkah konkrit Presiden SusiloYudhoyono yang akan membuat Instruksi Presdien (Inpres) terkait maraknya aksi kekerasan seksual terhadap anak.

Belakangan makin banyak terungkap kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak-anak di Tanah Air. Paling banyak menelan korban adalah kejahatan seksual oleh AS alias Emon di Sukabumi, Jawa Barat. Sebelumnya juga terjadi di Jakarta International School, Jakarta.

"Sesungguhnya langkah seperti ini sudah sejak lama ditunggu masyarakat," kata Direktur Advokasi LBH Keadilan Halavah Tuanaya, dalam siaran persnya, Kamis.

Dia berharap Inpres bisa diimplementasikan dan tidak menjadi kebijakan diatas kertas semata.

Yudhoyono pada Kamis ini menggelar rapat koordinasi dengan Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Kapolri Jenderal Sutarman dan Menkes Nafsiah Mboi di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Rapat koordinasi tersebut digelar untuk menyikapi maraknya kekerasan seksual terhadap anak di beberapa daerah saat ini.

Editor: Ade Marboen

0 Response to " Inpres kekerasan seksual jangan di atas kertas semata"